NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWNA NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMANAN NENDI HERMAWAN NENDI HERMAWAN

TAMPIL JUM’AT DEPAN

Posted: November 15, 2013 in NEWS
Tags: ,

SITI NAFISA

M IRFAN

PERSIAPKAN SEMUA’A LAKUKAN YANG TERBAIK UNTUK MICRO TEACHNG’A

CONTOH PROPOSAL USAHA

Posted: November 11, 2013 in NEWS
Tags: ,

A.Pendahuluan

Latar belakang

Pada saat ini banyak orang yang ingin membuat acara atau kegiatan secara simpel dan efisien. Contohnya dalam hal penyiapan makanan dan hidangan. Biasanya mereka lebih memilih untuk memesan makanan daripada membuatnya sendiri dengan alasan pertimbangan waktu dan tenaga walaupun memang sedikit mahal. Dari pemikiran inilah kami mempunyai ide untuk membuat bisnis katering makanan.
Dalam memulai usaha dalam bidang apapun, maka yang pertama kali harus diketahui adalah peluang pasar dan bagaimanan menggaet order.. Bagaimana peluang pasar yang hendak kita masuki dalam bisnis kita dan bagaimana cara memperoleh order tersebut. Yang kedua adalah kita harus mampu menganalisa keunggulan dan kelemahan pesaing kita dan sejauh mana kemampuan kita untuk bersaing dengan mereka baik dari sisi harga, pelayanan maupun kualitas. Yang ketiga adalah persiapkan mental dan keberanian memulai. Singkirkan hambatan psikologis rasa malu, takut gagal dan perang batin antara berkeinginan dan keraguan. Jangan lupa harus siap menghadapi resiko, dimana resiko bisnis adalah untung atau rugi. Semakin besar untungnya maka resikonya pun semakin besar. Yang terpenting adalah berani mencoba dan memulai. Lebih baik mencoba tetapi gagal daripada gagal mencoba.

A. Aspek manajemen

Bisnis ini dimiliki bersama dengan sistem bagi modal
Bisnis ini dikelola secara bersama-sama dan tiap orang mempunyai tugas masing-masing, misalkan dari 5 orang 3 orang bertugas membuat masakan dan penyajiannya
2 orang bertugas mencari bahan masakan, mengantar pesanan dan melakukan perekrutan tenaga kerja apabila membutuhkan.

B. Aspek Pemasaran

a) Target Pasar

yang merupakan kunci penting untuk diperhatikan. Sudah menjadi kelaziman bahwa usaha katering bekerja berdasarkan pesanan. Kegiatan produksi dimulai apabila telah pesanan telah diterima. Maka, tanpa pesanan, kegiatan produksi perusahaan katering tidak bekerja. Yang bekerja sepanjang tahun atau selama bisnis itu hidup adalah pemasaran, keuangan dan administrasi.

Target pasar adalah seluruh kalangan masyarakat yang ingin berefisien waktu dan tenaga.
Pesaing kita dari perusahaan katering lainnya

b) Konsep pemasaran

Terdiri dari 4 elemen (Price+Place+Promotion). UNTUK PRODUK, Anda mesti mensurvai para pesaing-pesaing Anda. Misalnya saja, menentukan apa, 10 menu terpopuler untuk katering di tempat anda. Nah, khusus, ke 10 menu itu, Anda mutlak menguasainya. Langkah berikutnya, bertanya kepada diri kita sendiri untuk maju selangkah lebih maju. Misalnya, dengan melakukan inovasi. Mampukah kita menciptakan hal-hal yang baru dengan 10 menu populer itu. Contoh, bagaimana caranya membuat nasi goreng kita beda dan terlihat lebih unik serta kalau bisa catering murah.
c) Produk dan penetapan Harga

Untuk menetapkan harga kita perlu melakukan riset dan membandingkannya dengan strategi harga Anda. Tidak jarang harga kita terlalu mahal karena sistem produksi yang salah dan tidak efektif. Anda perlu misalnya mencari suplier yang mampu mensuplai bahan baku dengan harga yang benar-benar murah, sehingga bisa menghasilkan katering murah. Atau Anda menggunakan kompor yang boros. Bahkan bisa saja komponenen menu Anda yang salah. Di sini Anda perlu melakukan percobaan berkali-kali sampai menemukan formula yang pas dan bisa bersaing dengan catering murah lainnya.

C0NTOH DAFTAR MENU NASI KOTAK

NASI KUNING

Nasi kuning

Mie
Kering tempe

Ayam goring

Perkedel
Krupuk udang

Rp. 7.500,-

NASI PUTIH/URAP

Nasi Putih

Urap – urap

Trancaman

Ayam bumbu rujak

Rempeyek

Rp. 7.500,-

Dan lain-lain tergantung makanan yang dipesan

Berbagai masakan yang disesuaikan dengan pesanan

d) Distribusi dan Promosi

Bisnis katering adalah bisnis kepercayaan dan “rasa”. Untuk membuka pasar kita bisa memulai dari acara-acara hajatan keluarga sendiri yang kita kelola sendiri kateringnya dan di setiap meja penyajian kita tempelkan nama katering kita sebagai tanda pengenal dan promosi. Akan lebih baik jika kita sudah menyediakan brosur dan kartu nama. Jika kita bisa mengelola pelayanan katering di hajatan keluarga dengan baik maka semua kenalan dan relasi akan mengetahui kemampuan kita. Untuk mengetahui kualitas dan nikmatnya masakan kita bisa memulai dengan memasak dan menyajikan berbagai menu dalam setiap acara arisan keluarga, RT atau perkumpulan yang kita ikuti dan dengarkan dna minta komentar tamu kita. Dari sini kepercayaan kepada anda akan muncul dan akan tersebar dari mulut ke mulut ini terkadang lebih efektif dibandingkan kita menyebar brosur dan beriklan tanpa pernah kita menunjukkan kemampuan kita di sebuah acara. Dalam bisnis yang utama dalah kesinambungan order maka untuk memperoleh order konsep pemasaran yang lebih komprehensif perlu difikirkan. Penawaran door to door di instansi-instansi pemerintah juga bisa dilakukan. Di awal Anda membuka usaha, buatlah promosi. Salah satu caranya adalah dengan menawarkan harga miring untuk setiap pemesanan dan Jangan pelit/segan memberikan sample masakan/mengundang makan orang-orang yang memiliki kuasa untuk mengambil keputusan di sebuah perusahaan/intansi..

C. Aspek Operasional

Masalah-masalah teknis yang menyangkut seluk beluk pekerjaan perlu dipersiapkan rapi. Mulai menghitung kemampuan diri, keterampilan yang dimiliki yang menyangkut bidang pekerjaan itu. Misalnya untuk usaha katering, paling tidak yang dibutuhkan adalah mengerti tentang masakan–syukur-syukur bila Anda pandai memasak, dan lebih baik lagi bila Anda adalah seorang ahli memasak. Untuk menjadi pengusaha katering tidak harus menjadi ahli masak dulu, tapi yang terpenting adalah mampu mengelola usaha itu, sementara untuk tenaga ahli yang bisa memasak, Anda bisa melakukan prekrutan.
Telah di jabarkan di atas bahwa katering ini dikelola bersama-sama dan tiap orang punya tugas masing-masing

Cara penjaminan mutu dengan cara kita hanya akan berproduksi setelah mendapatkan pesanan jadi masakan dijamin masih segar.
Lokasi bisnis ini di jalankan ditempat keramaian. Misalnya di kantor-kantor, dekat

dengan lembaga pendidikan dan mudah dijangkau semua orang.

D. Kiat-Kiat Pengelolaan Usaha Katering

Apa yang menjadi kunci sukses bisnis katering ini?

Punya Visi

Sederhana sebenarnya. Setiap orang yang ingin menjadi pengusaha apa pun jenisnya, perlu memiliki visi. Tidak usah muluk-muluk. Tapi mutlak ada. Ingatlah, bisnis itu mirip dengan bayi. Sekali saja ia dilahirkan maka tanggung jawab kitalah untuk mendidik dan membesarkannya hingga dewasa. Tidak bisa asal saja. Dan kalau sudah tidak suka dan banyak problem lalu main ditinggal saja. Bayi perlu persiapan yang banyak. Harus ada cinta dan kasih misalnya. Bisnis juga demikian. Itu sebabnya bisnis yang langgeng seringkali datang dari hobi kita sehari-hari. Karena hobi, dan sesuatu yang kita sukai, semangat dan minat kita akan selalu besar. Ini faktor yang penting sekali.
Rencana Matang

Rencana usaha diperlukan untuk perlindungan bisnis kita. Kita perlu memiliki wawasan yang luas, dan tiap masalah minimal telah kita periksa. Misalnya dalam paket catering pernikahan atau katering ulang tahun masalahnya apa saja. Mulai dari masalah produksi, staf, produknya (menu), pemasaran, logistik ,dan promosi, semuanya harus masuk “check-list”. Hal ini untuk menghindarkan situasi yang “chaos”(tumpang-tindih, RED), dan manajemen tambal sulam di masa mendatang. Anda tidak perlu membuat rencana kerja setebal 100 halaman misalnya, tapi cukup 2 halaman saja. Namun segala aspek dari bisnis katering telah Anda pikirkan.

E. Aspek Keuangan
Pada aspek keuangan ini, bisnis kami mendapat modal dari bagi modal yang terdiri dari 5 orang, per orangnya mengeluarkan modal Rp 1.000.000,00. Jadi Modal awal kita sebesar Rp 5.000.000,00. Berikut ini kita tampilkan proyeksi keuangan kita dalam 1 bulan.
Proyeksi Keuangan 1 bulan

1. Kas Rp 5.000.000,00
Modal Rp 5.000.000,00
(Setoran untuk modal awal)
2. Perlengkapan Rp 1.000.000,00
Kas Rp 1.000.000,00
(Pembelian Perlengkapan)
3. Peralatan Rp 500.000,00
Kas Rp 500.000,00
(Pembelian Peralatan)
Proyeksi Penjualan dalam 1 bulan

Minimal mendapat 4 kali pesanan
2 x Partai Besar (Minimal 200 Porsi @ Rp 7.500,00)
2 x (200 Porsi x Rp 7.500,00) = Rp 3.000.000,00
2 x Partai Kecil (Minimal 50 Porsi @ Rp 8.000,00)
2 x (50 Porsi x Rp 8.000,00) = Rp 800.000,00 +
Perkiraan Pendapatan minimal 1 bulan Rp 3.800.000,00

Jurnal Transaksi dalam 1 bulan

1. Biaya Angkut (4 @ Rp 50.000,00) Rp 200.000,00
Kas Rp 200.000,00
2. Biaya Tenaga Kerja (5 orang @ Rp 50.000,00 x 4 Pesanan)
Biaya Tenaga Kerja Rp 1.000.000,00
Kas Rp 1.000.000 ,00
3. Biaya Bahan Baku(@ Rp 4.000,00).
Rp 4.000,00 x 500 Porsi = Rp 2.000.000,00
Biaya Bahan Baku Rp 2.000.000,00
Kas Rp 2.000.000,00

Laporan Laba /Rugi dalam 1 Bulan

Pendapatan
Porsi Besar 2 x(200 Porsi x Rp 7.500,00) =Rp 3.000.000,00
Porsi Kecil 2 x (50 Porsi x Rp 8.000,00) =Rp 800.000,00 +
Rp 3.800.000,00
Biaya-biaya
Biaya Angkut Rp 200.000,00
Biaya Tenaga Kerja Rp 1.000.000,00
Biaya Bahan Baku Rp 2.000.000,00 +
Rp 3.200.000,00 +
Laba Rp 600.000,00

KELOMPOK 1

1. Abdurrahman Alibi

2. Muhammad Ramdan

3. Shela Nurlaela

4. Muhammad Firdaos

5. Desi Amalia

 

KELOMPOK 2

1. Asep Mustofa

2. Muhammad Suryana

3. Dini Oktaviani

4. Siska

5. Muhammad Lu’ay

 

KELOMPOK 3

1. Dadang Trio Sugianto

2. Nurul Ambia

3. Elim Yulianti

4. Siti Marlina

5. Yudha Arifaldo

 

KELOMPOK 4 

1. Enan Sutisna

2. Rahman Hanafi

3. Erni Siti Nurlela Sari

4. Siti Nuraliah

 

KELOMPOK 5 

1. Kusnadi 

2. Resa Alipudin

3. Indah Nurul Gina

4. Siti Nurjannah

 

KELOPMPOK 6 

1. M Baesuni 

2. Rian Hidayat

3. Lisma Sari

4. Siti Rosmiawati

 

KELOMPOK 7 

1. M irfan

2. Rona Purnama

3. Mega Ayu Aditiya

4. Siti Suherda

 

KELOMPOK 8 

1. Muh Taofik Nurachman

2. Ubaidillah Kusnadi

3. Nabila Nurhasanah B

4. Nurrohmah Muharomi

Assalamu’alaikum waroh matullahi wabarokatuh,,,,,

Kepada seluruh Pesdik Kelas XII IPS mohon maaf atas keterlambatan postingan ini,,

Selamat berjuang dan siap tampil dengan baik dan maksimal,,,,

ini dia pernampilan perdana kita panggilkan

1. MUNI MUTMAINNAH 

2. M. MULYANA

MODEL PEMBELAJARAN,,, Silahkan dipilih ya bagi kelas XII IPS untuk proses Pembelajarnnya.

sumber : http://pustaka.pandani.web.id/2013/03/32-contoh-model-pembelajaran-interaktif.html

1.    EXAMPLES NON EXAMPLES
Contoh dapat dari kasus/gambar yang relevan dengan KD
Langkah-langkah :
•    Guru mempersiapkan gambar-gambar sesuai dengan tujuan pembelajaran
•    Guru menempelkan gambar di papan atau ditayangkan melalui OHP
•    Guru memberi petunjuk dan memberi kesempatan pada siswa untuk memperhatikan/menganalisa gambar
•    Melalui diskusi kelompok 2-3 orang siswa, hasil diskusi dari analisa gambar tersebut dicatat pada kertas
•    Tiap kelompok diberi kesempatan membacakan hasil diskusinya
•    Mulai dari komentar/hasil diskusi siswa, guru mulai menjelaskan materi sesuai tujuan yang ingin dicapai
•    Kesimpulan

2.    PICTURE AND PICTURE
Langkah-langkah :
•    Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
•    Menyajikan materi sebagai pengantar
•    Guru menunjukkan/memperlihatkan gambar-gambar kegiatan berkaitan dengan materi
•    Guru menunjuk/memanggil siswa secara bergantian memasang/mengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis
•    Guru menanyakan alasan/dasar pemikiran urutan gambar tersebut
•    Dari alasan/urutan gambar tersebut guru memulai menamkan konsep/materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai
•    Kesimpulan/rangkuman

3.    NUMBERED HEADS TOGETHER (Kepala Bernomor, Spencer Kagan, 1992)
Langkah-langkah :
•    Siswa dibagi dalam kelompok, setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor
•    Guru memberikan tugas dan masing-masing kelompok mengerjakannya
•    Kelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan tiap anggota kelompok dapat mengerjakannya/mengetahui jawabannya
•    Guru memanggil salah satu nomor siswa dengan nomor yang dipanggil melaporkan hasil kerjasama mereka
•    Tanggapan dari teman yang lain, kemudian guru menunjuk nomor yang lain
•    Kesimpulan

4.    COOPERATIVE SCRIPT (Dansereau Cs., 1985)
Skrip kooperatif : metode belajar dimana siswa bekerja berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan, bagian-bagian dari materi yang dipelajari
Langkah-langkah :
•    Guru membagi siswa untuk berpasangan
•    Guru membagikan wacana/materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan
•    Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar
•    Pembicara membacakan ringkasannya selengkap mungkin, dengan memasukkan ide-ide pokok dalam ringkasannya.
Sementara pendengar :
–    Menyimak/mengoreksi/menunjukkan ide-ide pokok yang kurang lengkap
–    Membantu mengingat/menghafal ide-ide pokok dengan menghubungkan materi sebelumnya atau dengan materi lainnya
•    Bertukar peran, semula sebagai pembicara ditukar menjadi pendengar dan sebaliknya. Serta lakukan seperti diatas.
•    Kesimpulan Siswa bersama-sama dengan Guru
•    Penutup

5.    KEPALA BERNOMOR STRUKTUR  (Modifikasi Dari Number Heads)
Langkah-langkah :
1.    Siswa dibagi dalam kelompok, setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor
2.    Penugasan diberikan kepada setiap siswa berdasarkan nomorkan terhadap tugas yang berangkai
Misalnya : siswa nomor satu bertugas mencatat soal. Siswa nomor dua mengerjakan soal dan siswa nomor tiga melaporkan hasil pekerjaan dan seterusnya
6.    Jika perlu, guru bisa menyuruh kerja sama antar kelompok. Siswa disuruh keluar dari kelompoknya dan bergabung bersama beberapa siswa bernomor sama dari kelompok lain. Dalam kesempatan ini siswa dengan tugas yang sama bisa saling membantu atau mencocokkan hasil kerja sama mereka
7.    Laporkan hasil dan tanggapan dari kelompok yang lain
8.    Kesimpulan

6.    STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD)
TIM SISWA KELOMPOK PRESTASI (SLAVIN, 1995)

Langkah-langkah :
1.    Membentuk kelompok yang anggotanya = 4 orang secara heterogen (campuran menurut prestasi, jenis kelamin, suku, dll)
2.    Guru menyajikan pelajaran
3.    Guru memberi tugas kepada kelompok untuk dikerjakan oleh anggota-anggota kelompok. Anggota yang tahu menjelaskan pada anggota lainnya sampai semua anggota dalam kelompok itu mengerti.
4.    Guru memberi kuis/pertanyaan kepada seluruh siswa. Pada saat menjawab kuis tidak boleh saling membantu
5.    Memberi evaluasi
6.    Kesimpulan

7.    JIGSAW (MODEL TIM AHLI) (Aronson, Blaney, Stephen, Sikes, And Snapp, 1978)
Langkah-langkah :
1.    Siswa dikelompokkan ke dalam = 4 anggota tim
2.    Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang berbeda
3.    Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang ditugaskan
4.    Anggota dari tim yang berbeda yang telah mempelajari bagian/sub bab yang sama bertemu dalam kelompok baru (kelompok ahli) untuk mendiskusikan sub bab mereka
5.    Setelah selesai diskusi sebagai tim ahli tiap anggota kembali ke kelompok asal dan bergantian mengajar teman satu tim mereka tentang sub bab yang mereka kuasai dan tiap anggota lainnya mendengarkan dengan sungguh-sungguh
6.    Tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi
7.    Guru memberi evaluasi
8.    Penutup

8.    PROBLEM BASED INTRODUCTION (PBI)
(Pembelajaran Berdasarkan Masalah)
Langkah-langkah :
1.    Guru menjelaskan tujuan pembelajaran. Menjelaskan logistik yang dibutuhkan. Memotivasi siswa terlibat dalam aktivitas pemecahan masalah yang dipilih.
2.    Guru membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut (menetapkan topik, tugas, jadwal, dll.)
3.    Guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai, eksperimen untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah, pengumpulan data, hipotesis, pemecahan masalah.
4.    Guru membantu siswa dalam merencanakan menyiapkan karya yang sesuai seperti laporan dan membantu mereka berbagi tugas dengan temannya
5.    Guru membantu siswa untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap penyelidikan mereka dan proses-proses yang mereka gunakan

9.    ARTIKULASI
Langkah-langkah :
1.    Menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai
2.    Guru menyajikan materi sebagaimana biasa
3.    Untuk mengetahui daya serap siswa, bentuklah kelompok berpasangan dua orang
4.    Suruhlan seorang dari pasangan itu menceritakan materi yang baru diterima dari guru dan pasangannya mendengar sambil membuat catatan-catatan kecil, kemudian berganti peran. Begitu juga kelompok lainnya
5.    Suruh siswa secara bergiliran/diacak menyampaikan hasil wawancaranya dengan teman pasangannya. Sampai sebagian siswa sudah menyampaikan hasil wawancaranya
6.    Guru mengulangi/menjelaskan kembali materi yang sekiranya belum dipahami siswa
7.    Kesimpulan/penutup

10.    MIND MAPPING
Sangat baik digunakan untuk pengetahuan awal siswa atau untuk menemukan alternatif jawaban
Langkah-langkah :
1.    Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
2.    Guru mengemukakan konsep/permasalahan yang akan ditanggapi oleh siswa/sebaiknya permasalahan yang mempunyai alternatif jawaban
3.    Membentuk kelompok yang anggotanya 2-3 orang
4.    Tiap kelompok menginventarisasi/mencatat alternatif jawaban hasil diskusi
5.    Tiap kelompok (atau diacak kelompok tertentu) membaca hasil diskusinya dan guru mencatat di papan dan mengelompokkan sesuai kebutuhan guru
6.    Dari data-data di papan siswa diminta membuat kesimpulan atau guru memberi bandingan sesuai konsep yang disediakan guru

Itulah 10 dari 32 jenis model pembelajaran yang dilengkapi dengan langkah-langkahnya, untuk melihat jenis model pembelajaran yang lain, silakan download dengan mengklik pada CONTOH MODEL PEMBELAJARAN di bawah ini…

11.    MAKE – A MATCH (Mencari Pasangan, Lorna Curran, 1994)

12.    THINK PAIR AND SHARE

13.    DEBATE

14.    ROLE PLAYING

15.    GROUP INVESTIGATION

16.    TALKING STICK

17.    BERTUKAR PASANGAN

18.    SNOWBALL THROWING

19.    STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING

20.    COURSE REVIEW HORAY

21.    DEMONSTRATION

22.    EXPLICIT INSTRUCTION

23.    COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC)

24.    INSIDE-OUTSIDE-CIRCLE (LINGKARAN KECIL-LINGKARAN BESAR)

25.    TEBAK KATA

26.    CONCEPT SENTENCE

27.    COMPLETE SENTENCE

28.    TIME TOKEN ARENDS 1998

29.    PAIR CHEKS SPENCER KAGEN 1993

30.    KELILING KELOMPOK

31.    TARI BAMBU

32.    DUA TINGGAL DUA TAMU (TWO STAY TWO STRAY) SPENCER KAGAN 1992

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Diberitahukan kepada seluruh siswa siswi kelas X, XI IPS & XII IPS MA Fathan Mubina, sehubungan dengan libur diharapkan sesering mungkin update dan liat blog ini dikarenakan seluruh tugas akan dipostingkan di sini.

Terima kasih

Best Regard,

NENDI HERMAWAN

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

diberitahukan kepada seluruh kelas X nama-nama kelompok kewirausahaan.

 

KELOMPOK 1

– ABDUL BASIT

– M. SALMAN AL FARIZI

– APRIANI

– RULY AFRILIA

 

KELOMPOK 2

– ABDURRAHMAN

– MOH ABDUL AZIS

– AULIA MAYSARAH

– SHIFA HANIFA

– YUDI IRAWAN

 

KELOMPOK 3

– ABDURROHIM

– MUHAMMAD HUSAENI

– DEWI AYU AISYAH

– SINDY NURKAMILA

 

KELOMPOK 4

– AHDIAN SATYA WANADRI

– MUHAMMAD FERIANSYAH JAMALUDIN

– HAMLIATUN NAJAH

– SITI ASPIA

 

KELOMPOK 5

– DANDI LESNAMA

– MUHAMMAD YUSUF HAMDANI

– INDRI AGUSTINA

– SITI ELISA

 

KELOMPOK 6

– FAHMI ABIDIN

– MUHAMMAD IMRON

– INTAN

– SITI KHOERUNNISA

 

KELOMPOK 7 

– FAHRUL ROZI

– MUHAMMAD KHOERUL NIZAR

– NANI LESTARI

– SITI LUTFIAH

 

KELOMPOK 8 

– IRFAN ANGGELAR

– OKI SETIYANA NUGRAHA

– SITI MAEMUNAH

– SITI SOPIAH

 

KELOMPOK 9 

– M. FAHMILUDIN

– SEPTIAN

– RISLANI MAEMUNAH

– SITI MELANI YASINTA

 

Tuliskan komentar dan setiap kelompok wajib mencantmkan usaha yang akan di jalankan, paling akhir minggu pukul 24.00 WIB

Silahkan setiap kelompok menentukan jenis usaha yang akan di jalankan, kemudian siapkan rincian barang2 yang akan dibeli.

 

Have a nice day

best regard

NENDI HERMAWAN

GEOGRAFI 

– SEPTIAN

– SITI KHAIRUNNISA

– RISLANI

– DEWI AYU

– INTAN

– APRIANI

– ABDUL BASIT

– NANI LESTARI

– HAMLIATUN NAJAH

– SINDY NURKAMILA

– YUDI IRAWAN

KEWIRAUSAHAAN 

– SEPTIAN

– APRIANI

– SINDY NURKAMILA

– RISLANI

 

 

diharapkan mencantumkan komentarnya kepada seluruh kelas X

Kepada all members X yang nama’a belum tercatat terhitung sejak tulisan ini di posting, tidak akan diterima tugas’a

NENDI HERMAWAN

TIK

1. IMAM MAULANA

2. M MULYANA

3. DIAN APRIANI

4. SITI KHANIFAH

5. NURMIYANTI

6. NOPIYANTI

7. SITI HALIMAH

8. NUR AISAH KARTINI

9. SITI NAPISA

10. SUCI RAHMAWATI

11. NURMAULIDI

12. SITI MUTIA

13. SITI ROHIMAH

14. NOVI NURAINI

SENI BUDAYA

1. ABDUL HAMID

2. RAMLI

3. ANI MAHARANI

4. NUR AISAH KARTINI

5. NURMIYANTI

6. RATU SITI AZIZAH

7. LUTFI

8. SITI MARLIANI

9. SITI FITRIANINGSIH

10. SITI NAPISA

11. NURMAULIDI

12. SITI KHANIFAH

METODE PEMBELAJARAN

1. SITI KHANIFAH

2. M. RAMLI

3. NUR MAULIDI

Terima Kasih atas tugas yang telah diselesaikan, mohon maaf apabila ada nama yang belum di cantumkan