DZIKIR SETELAH SHALAT FARDLU

Posted: March 16, 2010 in TAUSIYAH ONLINE
Tags: , , ,


Terdapat anggapan bahwa dzikir setelah shalat fardlu dengan bersuara atau tanpa suara keras bid’ah.

KETERANGAN

…………………………lihat disini

Sesuai syariat Islam setelah shalat farlu dianjutkan dzikir atau wirid. Bila kita mengikuti syriat Islam, maka hendaknya mengikuti yang diajarkan dalam syariat Ialam. Nabi Saw dan  para shahabatnya bila telah selesai shalat fardlu wirid atau dzikir. Dzikir tersebut boeh dilakukan sendiri-sendiri atau boleh dengan berjamaah, boleh dengan suara pelan, sedang dan boleh dengan suara keras sebatas terdengar dirinya atau jamaah sekitarnya. Bagi imam dianjurkan membacanya dengan suara keras supaya makmum mendengar dan mengikuti dzikirnya bila makmumnya belum tahu wirid, namun bila telah tahu acaan wirid, imam boleh membacanya dengan pelan. Imam dianjurkan menghadap kepada jamaah disaat wirid. Demikian cara wirid setelah shalat yang dilakukan oleh Nabi Saw dan para shahabatnya. Dzikir dengan bersuara sebatas terdengar oleh sekitanya boleh. Dzikir tidak boleh dengan berteriak. Tidak ada larangan dzikir berjamaah dalam islam. Pandapat yang mengharamkan dzikir berjamaah bukan dari islam,namun hanya pendapat orang semata. Menghukmi bid’ah dzikir setelah shalatfardlu adalah pembohongan dalam islam begitu pula mengharamkan dzikir dengan bersuara. Dzikir hendaknya disesuaikan sikon. Islam bukan agama kebatinan sehingga semuanya tidak harus batin. { Ad-Durru al-Muhtar I/595. Al-Qawanin al-Fiqhiyyah hal.. 66, Syarhu al-Shaghir I/410. Al-muhadzab I/80. Al-mughniy I/55.kasy-Syaaf al-qona’ I/426 dan al-Fiq al-Islamiy wa-adillatuhu I/801 }

Nabi Saw, bila wirid beliau menghadap kepada jamaah, karenanya imam dianjurkan menghadap kea rah jama’ah pada saat memimpin wirid, berdasarkan hadits Samurah.

“Dari Samurah ra, ia berkata: Adalah Nabi saw, bila telah selesai shalat beliau meghadap kepada kami dengan wajahnya”. HR. Bukhari. ( Nailul Authar II/306)

“Dari Barra’ibn Azib ra, ia berkata : kami shalat bermakmum denga Nabi saw dan kami menyukai berada di sebelah kanan Nabi saw, maka Nabi setelah shalat megnhadap kepada kami” HR. Muslim dan Abu Dawud. ( Nailul Autar II/306)

Pada masa Nabi saw, dzikir setelah shalat fardlu dilakukan dengan suara keras dan bukan di batin saja. Sesuai hadits Ibnu Abbas ra.

“Ibnu Abbas ra, berkata : Bahwa sudah menjadi kebiasaan dimasa rasulullah saw, dzikir kepada Allah dengan suara keras setelah seselai shalat wajib berjamaah”. Dan Ibn Abbas ra, berkata : berjamaah telah selesai”. HR. Bukhari (Shahih Bukhari Bab Dzikir setelah shalat Juz I halaman 152)

Adapun hadits-hadits yagn menerangkan tentangbacaan dzikir telah kami sebutkan dalam Buku Amaliyah Sunnah yang dinilai Bid’ah pada halaman 12-20 dan kitab-kitab hadits lainnya diantara haditsnya adalah.

“Abu Hurairah ra, berkata: Nabi saw, bersabda :” Siapa yang membaca taasbih setiap selesai shalat sebanyak 33 kali tahmid sebanyak 33 kali dan membaca takbir sebanyak 33 kali dan itu jmlahny 99 sesuai jumlah Asmaul Husna, untuk menyempurnkannya membaca “ Diada Tuahan selain Allah, baginya kerajaan, baginya segala pujian dan DIalah Dzat yang maha kuasa atas segalanya, diampuni dosanya sekalipun seperti buih dilautan”. HR. Muslim (Subulus Salam I/198)

“Dari Tsauban ra, ia berkata : Adalah Nabi saw, bila telah selesai shalat beliau membaca istighfar tiga kali…” HR. Muslim (Shahih Muslim Juz I hal 414)

“Dari Mughirah ibn Syubah ra, ia berkata : Sesungguhnya nabi saw, adah bila telah selesai shalat beliau membaca : Laa ilaahaillahllah wahdahu laa syariikalah, lahul mulku walahul hamdu yuhyii wayumiitu wahuwa ‘alaa kulli syaiin qadir. Allahumma laa maani’a lima a’thaita walaa mu’tiya lima mana’ta walaa yanfa’u dzal jaddi minkal jaddu”. HR. Bukhari dan Muslim ( Shahih al-Bukhari I/225 dan Muslim I/414)

Comments
  1. dadang yuswara says:

    dulu saya juga berpendapat seperti itu akan tetapi seikul islam ibnu tsimiysh membolehkan juga dengan suara keras,asal tidak berlebihan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s